Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu
Home » » Pengurai Tinja Organik Zambrud Khatulistiwa

Pengurai Tinja Organik Zambrud Khatulistiwa

Karakteristik&Keunggulan  Zambrud Khatulistiwa
 Zambrud Khatulistiwa  merupakan teknologi Bioremediasi dengan memanfaatkan mikroorganisme alami (indigenous) yang bermanfaat dan efektif, serta dipadukan dengan konsep pengkayaan nutrisi (inoculant and enrichment concepts) Karakteristik Umum:
                        Mix culture” (biakan campuran) Mikroba Alami, tanpa rekayasa genetika
                        Aman bagi manusia, hewan dan tumbuhan serta ramah lingkungan
                        Mudah penerapannya dan ekonomis
                         
Manfaat dari Zambrud Khatulistiwa adalah:

  1. Menghilangkan bau
  2. Menekan patogen dalam tinja/air limpasan (menekan salmonela, E.coli dan Candida)
  3. Mempercepat dekomposisi tinja/bahan organik (mempercepat pengomposan)
  4. Meningkatkan kualitas air limbah/air limpasan (menurunkan BOD, COD)

Penerapan Zambrud Khatulistiwa : 
1. Terapkan (siramkan/tuangkan) setiap 3 - 6 bulan sekali ke dalam tangki septik atau melaIlui saluran pembuangan (jamban/kloset) dengan dosis 1-3 liter larutan dalam tangki septik kapasitas rumah tangga 
2. Untuk masalah bau dapat langsung disemprotkan atau disiramkan kepada sumber bau (dapat di encerkan setiap 200 cc dalam 1 liter air).
Zambrud Khatulistiwa berbahan dasar mikroba (bakteri pengurai) yang berfungsi mengurai atau mendegradasi limbah (tinja) yang ada di septic tank. Jadi,Zambrud Khatulistiwa ini adalah menambah jumlah bakteri pengurai yang ada di septic tank. Hal tersebut karena jumlah bakteri pengurai alamiah yang ada di septic tank tidak mencukupi untuk mendegradasi limbah sesuai dengan kapasitas. Sehingga kemampuannya terbatas yang berakibat jumlah yang diurai dengan jumlah limbah yang bertambah tidak seimbang. Secara normal kemampuan bakteri alamiah adalah 3-4 hari untuk mengurai limbah dengan sempurna.
Setelah ditambah dengan Zambrud Khatulistiwa maka kemampuan bakteri pengurai alamiah dan tambahannya meningkat drastis dari segi jumlah maupun kemampuannya. Proses penguraian (degradasi) menjadi jauh lebih cepat yaitu 6 jam dari sebelumnya yang memerlukan waktu berhari-hari.
Hasil dari proses penguraian ini adalah air limbah yang keruh dan bau menjadi jernih dan Fresh dengan ph = NORMAL. Air yang jernih tersebut dengan mudah akan diserap oleh tanah sehingga bermanfaat bagi lingkungan dan tumbuh-tumbuhan di sekitarnya.
Bagikan artikel ini :

Posting Komentar

 
Supported by: Blogger | Blogger.com
Copyright © 2017. Selamat Datang di Posyantek Kemayoran - All Rights Reserved
WWW . POSYANTEKKEMAYORAN . COM